2.2 Kepemimpinan

Kepemimpinan

Pola kepemimpinan pada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dilaksanakan dengan berorientasi pada peningkatan mutu in put, proses dan lulusan, penciptaan suasana manajemen kelembagaan yang efektif dan sehat, pengembangan kultur dan suasana akademik yang tinggi dengan terus-menerus melalukan perbaikan dan penataan. Sebagai organisasi publik, kepemimpinan Fakultas didasarkan pada landasan yuridis formal, dimana pola kepemimpinan di FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta diatur dalam Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia No. 477 Tahun 2003 tentang Statuta UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, BAB VII Bagian Pertama, yaitu bahwa:

  • Dalam melaksanakan tugasnya, setiap pimpinan satuan organisasi Universitas dan Fakultas, wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi dan sinkronisasi, baik pada satuan masing-masing maupun antarsatuan organisasi di Universitas serta dengan institusi lain di luar Universitas.
  • Setiap pimpinan satuan organisasi di universitas dan Fakultas bertanggung jawab memimpin dan mengkoordinasikan bawahannya masing-masing dan memberikan bimbingan serta petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahannya itu.
  • Setiap pimpinan organisasi wajib mengembangkan tugas dan fungsinya berdasarkan visi, misi, dan kebijakan universitas serta mengikuti dan mematuhi petunjuk kerja pimpinan satuan organisasi di atasnya dan bertanggung jawab serta wajib menyampaikan laporan tugas secara berkala kepada atasan masing-masing.
  • Setiap laporan yang diterima oleh pimpinan satuan organisasi dari bawahan wajib dilakukan pengolahan atas laporan pelaksanaan tugas tersebut untuk dipergunakan sebagai salah satu bahan utama dalam penilaian prestasi kerja, pengambilan keputusan dan pembinaan karir pegawai serta penyempurnaan tugas lebih lanjut.
  • Pembantu Rektor, Dekan, Direktur, Ketua Lembaga Penelitian, Ketua Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Kepala Unsur Penunjang dan Kepala Biro, menyampaikan laporan kepada Rektor, selanjutnya Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian menyusun laporan akuntabilitas kinerja pelaksanaan tugas Universitas.
  • Dalam menyampaikan laporan kepada atasan, tembusan laporan wajib disampaikan pula kepada atasan-satuan organisasi lain yang secara fungsional mempunyai hubungan kerja.
  • Dalam melaksanakan tugasnya, setiap pimpinan satuan organisasi dibantu oleh kepala satuan organisasi di bawahnya, dan dalam rangka pemberian bimbingan kepada bawahannya masing-masing wajib mengadakan rapat berkala.